Pesantren Mulai Ditingalkan, PC PERGUNU Bersuara
Berdasarkan penelusuran di lapangan, bantuan yang semula berupa penugasan tenaga kesehatan serta penyediaan obat-obatan generik sudah tidak berjalan. Beberapa pesantren menyebutkan bahwa program tersebut telah lama berhenti tanpa pemberitahuan resmi.
Saat dikonfirmasi, salah seorang petugas kesehatan yang sebelumnya pernah bertugas di salah satu pesantren mengungkapkan bahwa program tersebut memang sudah tidak ada.
“Program itu sudah tidak ada, Pak. Bantuan dari pemerintah daerah sudah dihentikan,” ujarnya singkat.
Kondisi ini menuai keprihatinan dari kalangan pendidik. Amir Syarifuddin, Sekretaris PC PERGUNU Sumenep, menilai penghentian program tersebut bertolak belakang dengan komitmen awal pemerintah daerah.
“Program bantuan kesehatan pesantren ini sejatinya sangat baik dan menyentuh kebutuhan dasar santri. Semestinya dipertahankan dan ditingkatkan, bukan justru dibiarkan hilang tanpa kejelasan,” tegas Amir.
Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis dalam pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda, sehingga dukungan layanan kesehatan merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan layak.
Semoga kedepannya bersama dengan telah lamanya UU Pondok Pesantren disahkan, akan memberi inspirasi dan dampak baik terhadap kebijakan-kebijakan yang diambil khususnya oleh pemerintah (Sh)

Posting Komentar untuk "Pesantren Mulai Ditingalkan, PC PERGUNU Bersuara"