Workshop KBC Warnai Pelantikan PERGUNU Pragaan Sumenep
Ratusan guru NU dari berbagai lembaga pendidikan se-Kecamatan Pragaan hadir memadati aula. Suasana khidmat terasa sejak awal acara pelantikan pengurus masa khidmat 2025-2030 ini.
Turut hadir memberikan dukungan, jajaran pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pragaan, Dewan Pakar PERGUNU, serta jajaran pengurus Pimpinan Cabang (PC) PERGUNU Kabupaten Sumenep.
Prosesi baiat dan pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua PC PERGUNU Sumenep, Mohammad Sholeh, M.Pd, yang juga hadir sebagai mandataris Pimpinan Wilayah (PW) PERGUNU Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Mohammad Sholeh menegaskan bahwa PERGUNU harus dipahami lebih dari sekadar organisasi profesi.
"PERGUNU bukan sekadar organisasi profesi, melainkan tempat belajar dan perjuangan guru untuk menjaga marwah pendidikan Ahlus Sunnah wal Jamaah," ujarnya.
Ia menekankan, guru NU dituntut untuk terus berkembang. "Guru NU tidak boleh hanya mengajar, tapi harus terus belajar, bergerak, berjuang, dan menjadi teladan akhlak di tengah masyarakat," tegasnya.
Menurutnya, kepengurusan baru harus mampu melahirkan program kerja yang progresif, solid, dan bersinergi dengan MWCNU serta seluruh Badan Otonom NU dan stakeholder di Pragaan.
Yang menarik, pelantikan kali ini diwarnai dengan Workshop Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang menghadirkan Pengawas Madrasah Kemenag Kabupaten Sumenep, Ali Wafa sebagai narasumber.
Ali Wafa mengupas tuntas filosofi KBC yang kini mulai diimplementasikan di madrasah. Ia menyebut, KBC bukan sekadar pergantian istilah kurikulum, melainkan transformasi paradigma pendidikan.
"KBC bukan sekadar perubahan kurikulum, melainkan transformasi paradigma pendidikan yang menekankan cinta sebagai landasan utama pembelajaran," paparnya.
Ia menambahkan, "Kurikulum Berbasis Cinta mengajarkan kita bahwa ilmu tanpa cinta akan melahirkan generasi yang kering. Maka tugas guru NU adalah menanamkan cinta kepada Allah, cinta kepada Rasulullah, cinta kepada sesama, dan cinta kepada ilmu pengetahuan."
Materi tersebut disambut antusias oleh peserta. Para guru mengaku mendapatkan perspektif baru tentang bagaimana membangun pembelajaran yang tidak hanya mengejar aspek kognitif, tetapi juga menguatkan aspek afektif dan spiritual siswa.
Menanggapi hal itu, Ketua PAC PERGUNU Pragaan terlantik menyatakan komitmennya untuk membawa semangat KBC tersebut ke lembaga masing-masing.
"Kami mohon bimbingan dari MWCNU dan PC PERGUNU Sumenep. Amanah ini akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab untuk kemajuan pendidikan NU di Pragaan," pungkasnya.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh pengurus dan kader PERGUNU Pragaan. (M)


Posting Komentar untuk "Workshop KBC Warnai Pelantikan PERGUNU Pragaan Sumenep"